FPK Jakut Buat Film Dokumenter Pendek Sebagai Sarana Sosialisasi Kerukunan dan Pembauran Antar Suku

Jakarta. Jurnalutara.com – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta Utara menggelar Nonton bersama film dokumenter pertama Kerja sama FPK Jakarta Utara dengan Era Bangkit Dari Utara (EBDU) pruduction , dengan judul ” Kolaborasi Etnis Ibukota “, 

Pembuatan film dokumenter ini merupakan langkah kerja dan  tufoksi FPK sebagai sarana sosialisasi  dalam  membina  kebersamaan dan keharmonisan serta membina kebudayaan yang  beraneka ragam suku sebagai  tombak pemersatu bangsa, kata Hanafi S.Sos , ketika diwawancarai awak media jurnalutara.com, di cafe dan Restorasi  Bang Black jalan Kramat Raya Kelurahan Semper Barat Kecamatan Koja Jakarta Utara, Selasa (14/12).

Ketua FPK Jakarta Utara ketika memberikan sambutan pada acara nobar film Dokumenter perdana FPK dan EBDU Pruduction.

Dilanjutkan Ketua FPK Jakarta Utara Hanafi. S.Sos tujuan digarapnya film Dokumenter ini adalah sebagai langkah kerja nyata FPK dalam mensosialisasikan dan untuk harmonisasi masing-masing etnis, karena memang kita harus mengakui dalam kehidupan bermasyarakat ada dua polarisasi yang sering terjadi sumber konflik, jelas Hanafi

” Polarisasi yang dimaksud adalah polarisasi dalam asfek kesukuan dan polarisasi keagamaan, kegiatan pada  hari ini kita mengundang secara khusus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk dapat berkolaborasi membuat film dokumenter ini sebagai wadah sosialisasi untuk harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat,”

Pembuatan film Dokumenter ini diharapkan sebagai sarana untuk mensosialisasikan bahwa perbedaan-perbedaan yang ada bukan sebagai sumber konflik tetapi harus menjadi kebersamaan dan keharmonisan kehidupan antar suku dan etnis, tutur Hanafi 

Selain itu pembuatan Film pendek Dokumenter ini akan di ikut sertakan dalam Pestival Film pendek Dokumenter yang di selenggarakan Kementrian Dalam Negeri, dan  juga nantinya akan menjadi salah satu media sosialisasi keberadaan FPK Forum Pembauran Kebangsaan, di tengah tengah masyarakat, tambah Hanafi 

Ditempat yang sama Penatua Demsi H Pandelaki anggota FKUB Jakarta Utara mmberikan apresiasi kepada FPK yang telah membuat film dokumenter, kita bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan FPK secara  bersama-sama mensosialisasikan rasa kebersamaan, keharmonisan dalam membina kerukunan antar umat beragama di Jakarta Utara, 

” Bagi FKUB dengan pembuatan film dokumenter yang dibuat oleh FPK Jakarta Utara, yang didalamnya juga mengandung unsur membina kerukunan umat beragama, baik agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu di Jakarta Utara,”

Film ini juga merupakan bagian dari sosialisasi kerukunan umat beragama yang juga merupakan  tufoksinya  FKUB secara khusus Jakarta Utara supaya kita rukun semua, karena Jakarta Utara sebagai barometer bila Jakarta Utara rukun makan DKI Jakarta juga akan rukun dalam kehidupan beragama dan bernegara, harap Demsi 

Sementara itu Abdul Haris alias Bang Black dari EBDU pruduction merasa berterimakasih telah diberikan kepercayaan untuk menggarap film dokumenter dari FPK sebagai film sosialisasi dan layanan masyarakat, dan juga agar masyarakat tahu apa itu FPK, karena selama ini masyarakat tidak tahu FPK terdiri dari berbagai suku dan etnis , ucap Bang Black

” Karena dengan minimnya waktu dan durasi film yang pendek, mudah-mudahan film ini bisa menjadi tolak ukur dan bahasa penyampaian dapat dimengerti oleh masyarakat,” tutup Bang Black.

Share and Enjoy !

Shares