DPC Gemura Jakut Mengecam Keras Tindakan Israel Terhadap Palestina di Masjid Al-Aqsa.

Jakarta. Jurnalutara.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Generasi Muda Nurani Rakyat (DPC Gemura ) Jakarta Utara  mengecam keras serangan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa pada Jumat malam 7 Mei 2021, Ujar Citra Dinata dalam rilisnya saat berkonsolidasi dengan ketua umum Gemura , Minggu (09/05).
Citra Dinata mengatakan Polisi Israel dilaporkan menyerang warga Palestina pada Jumat malam, di Masjid Al-Aqsa Kota Tua Yerusalem Timur kompleks Al-Aqsa yang menyebabkan sedikitnya 53 orang sipil terluka.   Menurut dia, tindakan aparat Israel tersebut adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata.
“Saya melihat video yang beredar, aparat Israel melempar granat kejut ke arah kerumunan yang terdapat anak-anak dan perempuan,” kata Citra
Hampir setiap Ramadhan serangan keji biadab selalu dilakukan terhadap masjid Al-Aqsa, kami sangat Mengutuk Keras Perbuatan tersebut, kata Citra di kediaman Ketua Umum GEMURA Ibu Oktasari Sabil.
“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi di antara mereka adalah ibarat satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya).”, jelas Citra mengutip Hadist Muslim
Dilanjutkan Citra, hal ini merupakan pelanggaran yang terang-terangan terhadap hak asasi manusia, bentuk teror yang keji. Menurut Citra, tindakan provokasi secara sengaja telah dilakukan aparat Israel sejak awal Ramadan dengan menerobos dan memutus kabel pengeras suara masjid. Kemudian disusul pembiaran aparat terhadap rangkaian penyerangan kelompok ultra kanan ke warga Palestina.
 “Jika melihat rangkaian kekerasan yang terjadi, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Yerusalem Timur. Penggusuran rumah-rumah warga Palestina terus terjadi, juga penyerangan terhadap warga sipil di tempat ibadah,” lanjut Citra Dinata.
Citra juga meminta kepada Ketua Umum Gerakan Muda Nurani Rakyat (GEMURA) dibawah Kepemimpinan Ibu Oktasari Sabil dan Sekjend Nizar Chaeroni untuk mengambil langkah langkah terukur dan mendesak Pemerintah Indonesia dimana Republik Indonesia menjadi anggota Komisi HAM PBB terus proaktif dapat mendorong komunitas internasional melakukan upaya menghentikan kekerasan Israel dan mendorong ada perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa.
“Kompleks Masjid Al-Aqsa punya status hukum yang jelas dan dilindungi. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran oleh pihak Israel berlanjut,” kata dia.   Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu situs suci umat Islam, tindakan provokasi terhadapnya kata dia bisa memicu kemarahan umat Islam sedunia. (Eko).

Share and Enjoy !

0Shares
0
iklan-panel-surya